adx.pluginify.id/ – Kalau bicara tentang wisata sejarah di Jawa Tengah dan Yogyakarta, nama Candi Prambanan hampir pasti masuk urutan teratas. Bukan cuma karena ukurannya yang megah, tapi juga karena kisah panjang di balik pembangunannya. Candi ini bukan sekadar tumpukan batu, di dalamnya tersimpan cerita tentang kejayaan kerajaan, pertarungan budaya, hingga legenda rakyat yang masih dipercaya sampai sekarang.
Dalam artikel ini, kita akan bahas sejarah Candi Prambanan, cerita menarik di balik pembangunannya, fungsi religiusnya, hingga informasi penting buat kamu yang ingin berkunjung, termasuk harga tiket masuk dan tips wisata.
Sejarah Candi Prambanan

Makna Spiritual dan Filosofi di Balik Candi

Candi Prambanan bukan dibangun sembarangan. Arsitekturnya penuh filosofi. Struktur candi melambangkan konsep Tiga Dunia dalam kepercayaan Hindu:
Bhurloka → dunia manusia (bagian kaki candi)
Bhuvarloka → dunia antara (bagian tubuh candi)
Svarloka → dunia para dewa (bagian puncak candi)
Relief yang terpahat di dinding candi bukan cuma hiasan, tapi sarat makna spiritual dan moral. Relief ini menggambarkan kisah Ramayana yang mengajarkan nilai kesetiaan, keberanian, dan pengorbanan.
Legenda Roro Jonggrang yang Melekat Kuat

Selain sejarah berdasarkan catatan, Candi Prambanan juga sangat terkenal lewat legenda Roro Jonggrang. Inilah cerita yang membuat Candi Prambanan terasa lebih “hidup”.
Dikisahkan ada seorang putri cantik bernama Roro Jonggrang yang dilamar oleh Bandung Bondowoso. Karena tidak mencintainya, sang putri memberikan syarat mustahil: membuat 1.000 candi dalam satu malam.
Dengan bantuan jin, Bandung Bondowoso hampir berhasil. Namun Roro Jonggrang menipu dengan menyalakan api dan membuat ayam berkokok agar tampak seperti pagi hari. Jin pun kabur sebelum menyelesaikan tugasnya.
Marah karena ditipu, Bandung Bondowoso mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca batu. Konon, arca Durga di Candi Siwa dipercaya sebagai jelmaan Roro Jonggrang.
Keindahan Arsitektur Candi Prambanan

Dari segi arsitektur, Candi Prambanan adalah salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Ciri khasnya:
Menara candi yang tinggi dan ramping
Ukiran relief yang detail di setiap dinding
Tata letak kompleks yang simetris dan rapi
Jumlah candi di kompleks Prambanan mencapai ratusan, walaupun tidak semua masih berdiri utuh. Tiga candi utama tetap menjadi pusat perhatian, dengan tinggi Candi Siwa mencapai sekitar 47 meter.
Harga Tiket Masuk Candi Prambanan Terbaru
Buat kamu yang tertarik berkunjung, ini informasi penting: harga tiket masuk Candi Prambanan.
Untuk wisatawan domestik (WNI):
Dewasa: sekitar Rp50.000
Anak-anak: sekitar Rp25.000
Untuk wisatawan mancanegara (WNA):
Dewasa: sekitar Rp400.000
Anak-anak: sekitar Rp225.000
Harga bisa berubah tergantung musim liburan atau kebijakan pengelola. Biasanya sudah termasuk akses ke area utama kompleks candi.
Jam Operasional dan Waktu Terbaik Berkunjung
Candi Prambanan umumnya buka setiap hari dari:
06.00 – 17.00 WIB
Waktu terbaik untuk berkunjung:
Pagi hari (06.00-09.00) → udara masih sejuk, cahaya bagus untuk foto
Sore hari (15.30-17.00) → suasana romantis dengan cahaya keemasan
Kalau ingin suasana yang lebih sepi, usahakan datang di hari biasa (weekday) dan hindari akhir pekan panjang atau libur nasional.
Fasilitas yang Tersedia di Area Prambanan
Kompleks Candi Prambanan sudah sangat ramah wisatawan. Beberapa fasilitas yang tersedia:
Area parkir luas (motor & mobil)
Toilet umum
Mushola
Restoran dan food court
Toko suvenir
Penyewaan kereta wisata
Area duduk dan taman
Buat kamu yang datang bersama keluarga atau orang tua, fasilitas ini membuat kunjungan jadi jauh lebih nyaman.
Cara Menuju Candi Prambanan
Lokasi Candi Prambanan berada di perbatasan antara Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Alamat:
Jl. Raya Solo – Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo, Prambanan
Cara menuju lokasi:
Dari Malioboro: sekitar 30-40 menit naik motor atau mobil
Bisa naik Trans Jogja rute Prambanan
Bisa pakai ojek online atau sewa mobil
Akses jalan sangat bagus dan sudah banyak petunjuk arah.
Tips Berkunjung ke Candi Prambanan Biar Lebih Nyaman
Supaya pengalaman kamu maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:
Gunakan topi atau payung karena area cukup panas
Pakai sepatu atau sandal yang nyaman untuk jalan jauh
Bawa air minum
Hormati area suci (jangan memanjat bangunan candi)
Datang lebih pagi kalau ingin foto tanpa terlalu banyak orang
Perbedaan Sejarah Candi Prambanan dan Candi Borobudur
Meskipun sama-sama candi besar, keduanya punya latar belakang yang berbeda:
Candi Prambanan: bercorak Hindu, untuk pemujaan dewa-dewa Hindu
Candi Borobudur: bercorak Buddha, berfungsi sebagai tempat ibadah dan meditasi
Keduanya menunjukkan bahwa Nusantara pada masa lalu memiliki keragaman budaya dan agama yang sangat maju.
Penutup
Sejarah Candi Prambanan bukan hanya tentang bangunan tua, tetapi tentang kejayaan masa lalu, cerita legenda, nilai spiritual, dan keindahan arsitektur yang luar biasa. Dari cerita kerajaan, legenda Roro Jonggrang, hingga relief Ramayana, semua menyatu menjadi satu destinasi wisata yang bukan hanya indah, tapi juga penuh makna.
Dengan harga tiket yang masih cukup terjangkau, fasilitas lengkap, dan lokasi strategis, Candi Prambanan adalah destinasi yang sangat layak masuk dalam daftar liburan kamu ketika berkunjung ke Yogyakarta dan Jawa Tengah.
