Sejarah Candi Prambanan | Candi Hindu Terbesar di Indonesia

Rofi Risnanta
By: Rofi Risnanta December Sun 2025
Sejarah Candi Prambanan

adx.pluginify.id/ – Kalau bicara tentang wisata sejarah di Jawa Tengah dan Yogyakarta, nama Candi Prambanan hampir pasti masuk urutan teratas. Bukan cuma karena ukurannya yang megah, tapi juga karena kisah panjang di balik pembangunannya. Candi ini bukan sekadar tumpukan batu, di dalamnya tersimpan cerita tentang kejayaan kerajaan, pertarungan budaya, hingga legenda rakyat yang masih dipercaya sampai sekarang.

Dalam artikel ini, kita akan bahas sejarah Candi Prambanan, cerita menarik di balik pembangunannya, fungsi religiusnya, hingga informasi penting buat kamu yang ingin berkunjung, termasuk harga tiket masuk dan tips wisata.

Sejarah Candi Prambanan

Sejarah Candi Prambanan

Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 Masehi, sekitar tahun 850, pada masa kejayaan Kerajaan Mataram Kuno dari Wangsa Sanjaya. Candi ini didirikan sebagai tempat pemujaan dewa-dewa utama dalam agama Hindu, yaitu Brahma, Wisnu, dan Siwa. Dari ketiga dewa tersebut, Siwa menjadi pusat utama pemujaan, yang terlihat dari ukuran Candi Siwa yang paling besar dan menjulang tinggi di kompleks Prambanan.

Pembangunan Candi Prambanan juga berkaitan erat dengan situasi politik dan keagamaan pada masa itu. Saat Wangsa Syailendra yang beraliran Buddha sebelumnya membangun Candi Borobudur, Wangsa Sanjaya membangun Prambanan sebagai simbol kebangkitan Hindu di Jawa. Candi ini bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai lambang kekuatan kerajaan dan identitas budaya.

Seiring berjalannya waktu, pusat pemerintahan Mataram Kuno berpindah ke Jawa Timur sekitar abad ke-10. Hal ini menyebabkan Candi Prambanan mulai ditinggalkan dan perlahan rusak akibat gempa bumi dan faktor alam. Selama ratusan tahun, kompleks candi ini terbengkalai dan hanya hidup dalam cerita rakyat masyarakat setempat, salah satunya legenda Roro Jonggrang yang sangat terkenal.

Pada masa kolonial Belanda, reruntuhan Candi Prambanan kembali ditemukan dan mulai dipugar secara serius. Usaha pemugaran besar-besaran dilakukan pada abad ke-20 hingga akhirnya candi ini diakui dunia. Pada tahun 1991, Candi Prambanan ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO dan hingga kini menjadi salah satu ikon wisata sejarah paling penting di Indonesia.

Makna Spiritual dan Filosofi di Balik Candi

Makna Spiritual dan Filosofi di Balik Candi

Candi Prambanan bukan dibangun sembarangan. Arsitekturnya penuh filosofi. Struktur candi melambangkan konsep Tiga Dunia dalam kepercayaan Hindu:

  • Bhurloka → dunia manusia (bagian kaki candi)

  • Bhuvarloka → dunia antara (bagian tubuh candi)

  • Svarloka → dunia para dewa (bagian puncak candi)

Relief yang terpahat di dinding candi bukan cuma hiasan, tapi sarat makna spiritual dan moral. Relief ini menggambarkan kisah Ramayana yang mengajarkan nilai kesetiaan, keberanian, dan pengorbanan.

Legenda Roro Jonggrang yang Melekat Kuat

Legenda Roro Jonggrang yang Melekat Kuat

Selain sejarah berdasarkan catatan, Candi Prambanan juga sangat terkenal lewat legenda Roro Jonggrang. Inilah cerita yang membuat Candi Prambanan terasa lebih “hidup”.

Dikisahkan ada seorang putri cantik bernama Roro Jonggrang yang dilamar oleh Bandung Bondowoso. Karena tidak mencintainya, sang putri memberikan syarat mustahil: membuat 1.000 candi dalam satu malam.

Dengan bantuan jin, Bandung Bondowoso hampir berhasil. Namun Roro Jonggrang menipu dengan menyalakan api dan membuat ayam berkokok agar tampak seperti pagi hari. Jin pun kabur sebelum menyelesaikan tugasnya.

Marah karena ditipu, Bandung Bondowoso mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca batu. Konon, arca Durga di Candi Siwa dipercaya sebagai jelmaan Roro Jonggrang.

Keindahan Arsitektur Candi Prambanan

Keindahan Arsitektur Candi Prambanan

Dari segi arsitektur, Candi Prambanan adalah salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Ciri khasnya:

  • Menara candi yang tinggi dan ramping

  • Ukiran relief yang detail di setiap dinding

  • Tata letak kompleks yang simetris dan rapi

Jumlah candi di kompleks Prambanan mencapai ratusan, walaupun tidak semua masih berdiri utuh. Tiga candi utama tetap menjadi pusat perhatian, dengan tinggi Candi Siwa mencapai sekitar 47 meter.

Harga Tiket Masuk Candi Prambanan Terbaru

Buat kamu yang tertarik berkunjung, ini informasi penting: harga tiket masuk Candi Prambanan.

Untuk wisatawan domestik (WNI):

  • Dewasa: sekitar Rp50.000

  • Anak-anak: sekitar Rp25.000

Untuk wisatawan mancanegara (WNA):

  • Dewasa: sekitar Rp400.000

  • Anak-anak: sekitar Rp225.000

Harga bisa berubah tergantung musim liburan atau kebijakan pengelola. Biasanya sudah termasuk akses ke area utama kompleks candi.

Jam Operasional dan Waktu Terbaik Berkunjung

Candi Prambanan umumnya buka setiap hari dari:
06.00 – 17.00 WIB

Waktu terbaik untuk berkunjung:

  • Pagi hari (06.00-09.00) → udara masih sejuk, cahaya bagus untuk foto

  • Sore hari (15.30-17.00) → suasana romantis dengan cahaya keemasan

Kalau ingin suasana yang lebih sepi, usahakan datang di hari biasa (weekday) dan hindari akhir pekan panjang atau libur nasional.

Fasilitas yang Tersedia di Area Prambanan

Kompleks Candi Prambanan sudah sangat ramah wisatawan. Beberapa fasilitas yang tersedia:

  • Area parkir luas (motor & mobil)

  • Toilet umum

  • Mushola

  • Restoran dan food court

  • Toko suvenir

  • Penyewaan kereta wisata

  • Area duduk dan taman

Buat kamu yang datang bersama keluarga atau orang tua, fasilitas ini membuat kunjungan jadi jauh lebih nyaman.

Cara Menuju Candi Prambanan

Lokasi Candi Prambanan berada di perbatasan antara Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Alamat:
Jl. Raya Solo – Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo, Prambanan

Cara menuju lokasi:

  • Dari Malioboro: sekitar 30-40 menit naik motor atau mobil

  • Bisa naik Trans Jogja rute Prambanan

  • Bisa pakai ojek online atau sewa mobil

Akses jalan sangat bagus dan sudah banyak petunjuk arah.

Tips Berkunjung ke Candi Prambanan Biar Lebih Nyaman

Supaya pengalaman kamu maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Gunakan topi atau payung karena area cukup panas

  • Pakai sepatu atau sandal yang nyaman untuk jalan jauh

  • Bawa air minum

  • Hormati area suci (jangan memanjat bangunan candi)

  • Datang lebih pagi kalau ingin foto tanpa terlalu banyak orang

Perbedaan Sejarah Candi Prambanan dan Candi Borobudur

Meskipun sama-sama candi besar, keduanya punya latar belakang yang berbeda:

  • Candi Prambanan: bercorak Hindu, untuk pemujaan dewa-dewa Hindu

  • Candi Borobudur: bercorak Buddha, berfungsi sebagai tempat ibadah dan meditasi

Keduanya menunjukkan bahwa Nusantara pada masa lalu memiliki keragaman budaya dan agama yang sangat maju.

Penutup

Sejarah Candi Prambanan bukan hanya tentang bangunan tua, tetapi tentang kejayaan masa lalu, cerita legenda, nilai spiritual, dan keindahan arsitektur yang luar biasa. Dari cerita kerajaan, legenda Roro Jonggrang, hingga relief Ramayana, semua menyatu menjadi satu destinasi wisata yang bukan hanya indah, tapi juga penuh makna.

Dengan harga tiket yang masih cukup terjangkau, fasilitas lengkap, dan lokasi strategis, Candi Prambanan adalah destinasi yang sangat layak masuk dalam daftar liburan kamu ketika berkunjung ke Yogyakarta dan Jawa Tengah.